Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Alfamart-Indomaret Dinilai Matikan Usaha Kecil, Menteri UMKM Soroti Peran Pemda

0
By Sulis on 4 November 2025 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman angkat bicara terkait polemik ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret yang dinilai mematikan usaha kecil.

Ia mendorong adanya simbiosis mutualisme antara peritel modern dengan produk UMKM lokal.

Mengingatkan saja, wacana pembatasan ritel modern ini, awalnya disuarakan Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Dia menyebut ekspansi Alfamart dan Indomaret, menjadi ancaman serius bagi eksistensi UMKM.

Menurut Menteri Maman, tudingan ritel telah membunuh banyak UMKM itu, harus dilihat secara menyeluruh dan tidak bisa disamakan di setiap daerah.

“Mungkin begini, kalau saya sih melihatnya asasnya asas proporsionalitas ya. Secara prinsip kalau terkait kehadiran Alfamart maupun Indomaret, ini kan kita nggak bisa, ini kan kasuistik ya,” kata Maman kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Kondisi di setiap daerah, kata kader Partai Golkar ini, berbeda-beda. Misalnya, situasi di Kabupaten A, atau Provinsi A berbeda dengan Provinsi B, atau Kabupaten C. “Artinya proporsionalitas saja,” ungkapnya.

Dia menyoroti peran pemerintah daerah yang memiliki kewenangan penuh dalam menerbitkan izin pendirian gerai ritel modern. Di mana, kepala daerah menjadi kunci dalam mengatur keseimbangan di wilayahnya masing-masing.

“Dan ini kan erat kaitannya kalau izin Alfamart maupun Indomaret kan erat kaitannya dengan kepala daerah sebetulnya kan, izin-izinnya. Nah, itu satu ya,” jelasnya.

Menteri Maman menilai hal terpenting bukan pada membatasi, melainkan mendorong kolaborasi. Ia menekankan agar ritel modern bisa sebanyak-banyaknya mengakomodasi produk-produk lokal, khususnya dari usaha mikro dan kecil.

“Nah lalu yang ketiga, sampai sejauh ini bagi saya kehadiran Alfamart dan Indomaret yang terpenting adalah bagaimana bisa mengakomodasi sebanyak-banyaknya produk-produk lokal kita, dalam hal ini produk-produk usaha mikro atau usaha kecil. Kan itu saja sebetulnya semangatnya kan?” tuturnya.

Ia berpandangan iklim investasi harus tetap dibuka, namun tidak boleh sampai melemahkan salah satu pihak. Maman menilai menciptakan hubungan yang saling menguntungkan adalah salah satu kuncinya.

“Artinya saya pikir sih baik itu Alfamart atau Indomaret dengan usaha mikro kecil dan menengah harus bisa saling simbiosis mutualisme,” ucapnya.

Laporan: Tim

Alfamart Mematikan Usaha Kecil dan Menengah Indomaret Mematikan Usaha Kecil Kecil Menteri Maman Menteri UMKM Menteri UMKM Soroti Peran Pemda Menteri Usaha Mikro Pembatasan Ritel Alfamart-Indomaret TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleYakin Nilai Rupiah Bergerak Menguat, Menkeu Purbaya Sarankan Jangan Simpan Dolar
Next Article Ketua Caretaker Mukota IV Kadin Tangsel Dicopot, Budayawan: Sudah Tepat, Karna Rentan Permainan!
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.