Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Hati-hati Bank Persulit KUR UMKM, Menkeu Purbaya Bakal Sikat

0
By Sulis on 5 November 2025 Ekonomi, Nasional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terus mengamati perbankan pelat merah yang bertugas sebagai penyalur kredit usaha rakyat disingkat KUR. Ini penting agar usaha wong cilik bisa mudah mendapatkan KUR demi membesarkan usahanya.

Jika ada perbankan yang menjalankan kebijakan KUR yang tidak sesuai ketentuan, Menkeu Purbaya sudah menyiapkan sanksi yang tak kira-kira. Apa itu?

Dalam rapat bersama Komite IV DPD, Jakarta, Senin (3/11/2025), Menkeu Purbaya mengaku sudah mengantongi bank yang meminta agunan dari calon debitur KUR. Padahal, kredit yang diajukannya di bawah Rp100 juta.

“Kalau gitu ini jelas KUR ada masalah. Saya akan investigasi, implementasinya (KUR), seperti apa. Kalau main-main, hati-hati saja ya. Saya sikat, nanti ribut lagi orang-orang. Paling nanti pajaknya kita gedein, biar susah hidupnya,” ujar Menkeu Purbaya, Jakarta, dikutip rabu, (5/11/2025).

Menkeu Purbaya menerangkan, KUR merupakan program pemerintah yang ditargetkan untuk mendukung bertumbuhnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah disingkat UMKM. Jika kredit yang diajukan pelaku UMKM yang nominalnya di bawah Rp100 juta, seharusnya tidak perlu ada agunan.

Melalui KUR, lanjutnya, pemerintah memberikan subsidi bunga sebesar 6 persen per tahun. Karena tujuannya seperti itu tadi, agar UMKM mudah mendapatkan permodalan dengan cost of fund atau biaya bunga murah.

“Ini kan enggak bertanggung jawab, itu program pemerintah yang harusnya untuk UMKM. Mengapa mereka berhentikan? Saya rugi banyak. Pokoknya saya enggak mau rugi, nanti saya periksa itu,” ujar Menkeu Purbaya.

Menkeu Purbaya mengatakan masalah ini akan ditindaklanjuti bersama Kemenko Perekonomian mengingat KUR bukanlah program Kemenkeu, melainkan program Kemenko Perekonomian.

“Saya beresin sama Kemenko ya. Tapi kalau enggak tepat sasaran, saya berhentiin uangnya. Subsidi bunga saya berhentiin, biar aja,” ujar Menkeu Purbaya.

Informasi saja, pemerintah mencatat penyaluran KUR hingga 17 Oktober 2025, mencapai Rp217,2 triliun. Atau setara 76,8 persen dari target tahun ini. Di mana, KUR sudah tersalur ke 3,69 juta debitur dengan non performing loan (NPL) alias kredit bermasalah terjaga di level 2,28 persen.

Laporan: Tim

Bank Persulit UMKM Hati-hati Bank Persulit KUR UMKM Menkeu Purbaya Bakal Sikat kementerian keuangan Menkeu menkeu purbaya Menteri Keuangan Nama Bank yang Persulit UMKM Dapat KUR TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePakai Penahan Sementara, DSDABMBK Tangsel Akui Kurang Antisipasi Soal Tanggul Pondok Kacang Prima Jebol
Next Article Pemerintah Klaim Berjanji Bagiin Tanah dan Alat Produksi untuk Petani Miskin
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.