Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

    27 August 2026 No Comments

    DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

    27 August 2026 No Comments

    Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

    27 August 2026 No Comments

    Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

    26 August 2026 No Comments

    Pemeriksa Pajak Diduga Menerima Uang, KPK Terus Usut Aliran Dana Korupsi KPP Banjarmasin

    26 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Interior»Langkah Besar Diplomasi RI: Calon Tunggal Asia sebagai Presiden Dewan HAM PBB

Langkah Besar Diplomasi RI: Calon Tunggal Asia sebagai Presiden Dewan HAM PBB

0
By Sulis on 28 December 2025 Interior, Internasional, Politik

TintaOtentik.Co – Langkah diplomasi Indonesia di kancah internasional kembali mencatatkan momentum penting. Indonesia kini resmi menjadi nominator tunggal untuk posisi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2026, setelah mendapatkan dukungan penuh dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Kabar ini disambut optimis oleh Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh. Ia menilai posisi strategis ini merupakan peluang emas bagi Indonesia untuk memperkuat daya tawar di mata dunia sekaligus memberikan klarifikasi atas berbagai isu sensitif yang kerap menyudutkan tanah air.

Sarana Diplomasi dan Perbaikan Citra

Soleh juga mengungkapkan bahwa selama ini Indonesia sering menjadi sorotan komunitas internasional terkait dinamika HAM domestik. Dengan menjabat sebagai pemimpin Dewan HAM PBB, Indonesia memiliki platform yang lebih kuat untuk memberikan penjelasan yang berimbang.

“Misalnya soal Papua, soal orang hilang. Kan penyudutan terhadap pelanggaran HAM di Indonesia tidak pernah berhenti,” ujar Soleh, dikutip Minggu, (28/12/2024).

Menurutnya, jabatan ini bukan sekadar posisi formal, melainkan instrumen diplomasi untuk membangun “propaganda positif” demi memperbaiki reputasi bangsa. Jika berhasil mengemban amanah ini, tingkat kepercayaan global terhadap Indonesia dipastikan akan melonjak tajam.

Bahkan, mantan anggota DPRD Jawa Barat ini melihat peluang yang lebih besar di masa depan. Berbekal modal populasi yang besar serta status sebagai salah satu negara dengan basis umat Muslim terbanyak, Indonesia dinilai layak membidik posisi di jajaran Dewan Keamanan Tetap PBB.

Dukungan Kawasan dan Peran ‘Bridge-Builder’

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan negara-negara Asia Pasifik yang telah bulat menunjuk Indonesia sebagai calon tunggal.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa pencalonan ini merupakan pengakuan dunia terhadap rekam jejak Indonesia dalam memperjuangkan agenda kemanusiaan.

“Penetapan ini tentunya mencerminkan dukungan dan kepercayaan kawasan Asia Pasifik terhadap peran dan kepemimpinan Indonesia dalam memajukan agenda hak asasi manusia di tingkat global, termasuk rekam jejak Indonesia sebagai bridge-builder dalam isu-isu HAM,” jelas Yvonne melalui keterangan resminya.

Kehadiran Indonesia sebagai “jembatan” dalam berbagai konflik dan isu HAM global menjadi alasan kuat mengapa dukungan kawasan mengalir deras bagi RI untuk memimpin lembaga tinggi PBB tersebut pada 2026 mendatang.

Laporan: Tim

Anggota Komisi I DPR RI Soleh Dewan HAM PBB dpr dpr ri Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Langkah Besar Diplomasi Indonesia Langkah Besar Diplomasi RI Perserikatan Bangsa-bangsa Presiden Dewan HAM PBB TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleResmi Pimpin GP Ansor Ciputat Timur, M. Nur Alifudin Bakal Perkuat Semangat Kolektif Organisasi
Next Article Darurat Sampah Tangsel: DPRD Desak Solusi Pengelolaan, DLH Bidik Kontribusi Pengembang Swasta
Sulis

Related Posts

Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

27 August 2026

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Nasional

Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

By tintaotentik.co27 August 20260

TintaOtentik.co – Gelombang aksi demo terhadap kinerja legislasi di DPR RI soal RUU Perampasan Aset…

 

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.