Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

    8 September 2026 No Comments

    HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

    8 September 2026 No Comments

    Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

    8 September 2026 No Comments

    Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

    8 September 2026 No Comments

    Dana Bencana Disiapkan Rp1 Triliun, Menkeu: Ada Permintaan, Bisa Ditambah

    8 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hukum»Khofifah Buka Suara Soal Rentetan OTT KPK: Kepala Daerah Sudah Dibekali Solusi
Khofifah Buka Suara Soal Rentetan OTT KPK (FOTO: Dok/Istimewa)

Khofifah Buka Suara Soal Rentetan OTT KPK: Kepala Daerah Sudah Dibekali Solusi

0
By tintaotentik.co on 15 April 2026 Hukum, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Tren negatif Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar para pemimpin daerah di Jawa Timur memicu reaksi dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dalam kurun waktu satu tahun, tiga kepala daerah di wilayahnya harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi fenomena “hattrick” korupsi tersebut, Khofifah menegaskan bahwa langkah preventif sebenarnya telah diupayakan secara maksimal.

Gubernur mengungkapkan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah dan lembaga antirasuah telah terjalin melalui kanal khusus yang melibatkan tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK.

“Ada grup kepala daerah dengan tim Korsupgah KPK, dan sebetulnya [kepala daerah] kabupaten/kota sudah pernah diajak untuk saling mencari solusi oleh KPK, sudah ya,” jelas Khofifah dalam keterangannya, Senin (13/4).

Mantan Menteri Sosial ini juga membeberkan bahwa KPK tidak hanya memberikan instruksi secara umum, tetapi juga melakukan pendekatan persuasif secara personal.

Setiap kepala daerah disebut telah mendapatkan pengarahan langsung mengenai pentingnya menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan bersih dari praktik lancung.

“Sebenarnya semua kabupaten/kota sudah pernah dipanggil satu per satu. Harapan kita tentu semua bisa menjaga pemerintahan yang bersih, tata kelola yang baik,” tambah Khofifah.

Rentetan kasus ini kembali menjadi sorotan tajam setelah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dicokok KPK pada Jumat (10/4) lalu.

Gatut diringkus bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stafnya, yang semakin memperburuk citra birokrasi di Jawa Timur.

Daftar Panjang Kepala Daerah Terjaring Korupsi

Penangkapan Bupati Tulungagung merupakan pukulan ketiga bagi Jatim. Sebelumnya, pada Januari 2026, Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, lebih dulu terjaring OTT atas dugaan pemerasan dana CSR.

Jauh sebelum itu, pada November 2025, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko juga berurusan dengan penyidik KPK terkait dugaan suap jual-beli jabatan dan proyek pembangunan RSUD.

Menyikapi rentetan kasus hukum ini, Khofifah menekankan pentingnya evaluasi mendalam bagi seluruh jajaran pemerintahan di wilayahnya. Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses yang berjalan kepada mekanisme hukum yang berlaku di KPK.

“Jadi kalau yang sudah terjadi seperti ini, pasti kita menyerahkan kepada aspek hukum. Jadi kepada KPK. Ini kan kewenangannya ada di KPK,” tutup Khofifah.

Laporan: Tim

Kasus Korupsi Pemda Jatim Khofifah Buka Suara Soal Rentetan OTT KPK Khofifah Indar Parawansa Khofifah Korupsi Kepala Daerah Korupsi Bupati Tulungagung KPK OTT Jawa Timur OTT KPK Pejabat Jatim TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDiproyeksi Turun ke 4,7%, Ternyata Bank Dunia Salah Hitung: Ekonomi RI Tetap Kokoh!
Next Article DPR Tegaskan di Sidang MK: MBG Tak Kurangi Mandatory Spending Pendidikan
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

8 September 2026

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

8 September 2026

Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

8 September 2026

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

8 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Gelar FGD, Yayasan Syarif Hidayatullah Nyatakan Kepemilikan Lahan TKIP-SDIP Pamulang

By tintaotentik.co8 September 20260

TintaOtentik.Co – Pengurus Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) membeberkan bukti legalitas atas klaim tanah dan bangunan…

 

HIMAPOLINDO Gelar Rakernas 2026 di UMJ, Dorong Ekonomi Kerakyatan Sesuai Pasal 33 UUD 1945

8 September 2026

Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!

8 September 2026

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

8 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.