Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

    27 August 2026 No Comments

    DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

    27 August 2026 No Comments

    Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

    27 August 2026 No Comments

    Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

    26 August 2026 No Comments

    Pemeriksa Pajak Diduga Menerima Uang, KPK Terus Usut Aliran Dana Korupsi KPP Banjarmasin

    26 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Olahraga»Upaya Cetak Atlet Badminton Terbaik, PBSI Luncurkan Sport Science Analytics

Upaya Cetak Atlet Badminton Terbaik, PBSI Luncurkan Sport Science Analytics

0
By Bagas on 13 January 2025 Olahraga, Sepakbola

TintaOtentik.co – PP PBSI meluncurkan platform sport science analytics sebagai bagian dari upaya mencetak atlet bulutangkis juara. Peluncuran ini juga menjadi langkah awal transformasi dan inovasi dalam 100 hari pertama kepengurusan M. Fadil Imran.

PBSI Sport Science Analytics adalah sebuah platform berbasis website yang, dalam tahap awal pengembangannya, berfungsi sebagai basis data mengenai kondisi atlet.

Data yang dicatat meliputi aspek kesehatan, kebugaran, cedera, serta rekomendasi program intervensi dari tim pendukung seperti tim medis, fisioterapi, dan nutrisi. Platform ini memiliki fitur utama seperti integrasi data, logbook dari berbagai bidang, dan komparasi antar-atlet.

“Platform yang diluncurkan saat ini masih bersifat rintisan, belum sempurna, dan akan terus dikembangkan untuk membangun ekosistem sport science yang lebih komprehensif. Untuk itu, kami juga bekerja sama dengan para profesional dan pakar,” ujar Fadil dalam peluncuran platform di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (13/1/2025).

Menurut Fadil, pada tahap berikutnya, platform ini akan memungkinkan tim pendukung seperti pelatih teknik, pelatih fisik, fisioterapis, dokter, hingga katering untuk terhubung, mencatat intervensi yang dilakukan, serta menganalisis dampaknya terhadap performa atlet.

Selain meluncurkan platform, PBSI juga memulai pengukuran pertama terhadap kondisi para atlet Pelatnas untuk menciptakan baseline data ke depan. Pengukuran ini meliputi profil medis umum, antropometri, kebutuhan nutrisi, kebugaran, tingkat kelelahan, komponen biomotor, hingga pemeriksaan fisioterapis untuk riwayat cedera, ruang gerak sendi, kekuatan otot, dan kontraksi maksimal.

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa program ini sebelumnya telah diuji coba dalam Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024, namun data yang diperoleh belum terstandarisasi dan masih tersebar. “Platform ini merupakan langkah transformasi dari data manual ke digital,” terangnya.

Menurut Taufik, data yang terintegrasi dan terstruktur melalui platform ini akan menjadi dasar untuk menyusun program latihan serta intervensi lainnya.

“Tugas federasi adalah memfasilitasi proses dan menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan atlet. Indonesia tidak boleh tertinggal dalam memanfaatkan sains dan teknologi untuk membekali atlet menghadapi persaingan yang semakin ketat,” ucapnya.

Platform ini juga dilengkapi dengan dashboard yang dapat diakses secara langsung oleh Ketua Umum, Wakil Ketua Umum I, dan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI. Hal ini bertujuan untuk memantau kondisi atlet secara real-time dan memastikan tindak lanjut yang diperlukan.

“Platform ini bukan hanya untuk memantau kondisi atlet, tetapi juga kinerja pelatih teknik, pelatih fisik, dan tim pendukung dalam mengembangkan program berbasis data,” tandasnya.

atlet badminton Indonesia atlet Indonesia atlit bulutangkis Indonesia Badminton Berita Olahraga Bulutangkis pbsi Taufik Hidayat TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePatrick Kluivert: Jairo Riedewald Secepatnya Akan di Naturalisasi
Next Article Terpilih Jadi Ketua DPK KNPI Setu, Esa Khoeril Diminta Junjung Tinggi Persatuan!
Bagas

Related Posts

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026

Pemeriksa Pajak Diduga Menerima Uang, KPK Terus Usut Aliran Dana Korupsi KPP Banjarmasin

26 August 2026

Soroti Polemik TKIP-SDIP Pamulang, Komisi II DPRD Tangsel Berencana Sidak Lokasi

26 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Nasional

Asas Amanat Pasal 33, Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak DPR Penuntasan 5 RUU Strategis

By tintaotentik.co27 August 20260

TintaOtentik.co – Gelombang aksi demo terhadap kinerja legislasi di DPR RI soal RUU Perampasan Aset…

 

DPR Teken Janji Sahkan RUU Perampasan Aset: Tak Selesai 15 Desember, Siap Mundur!

27 August 2026

Penuntasan 5 RUU Strategis Diminta Berorientasi Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat dan Kepentingan Publik!

27 August 2026

Unjuk Gigi Mata Uang Asia, Ringgit dan Rupiah Perkasa Tekan Dolar AS

26 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.